JustForex Indonesia : Home /Berita Forex /Sementara Menanti Fed, Jangan Lupakan Kebijakan Fiskal – BBH

Sementara Menanti Fed, Jangan Lupakan Kebijakan Fiskal – BBH

Tim peneliti di BBH, menunjukkan bahwa fokus sebagian besar investor adalah keputusan suku bunga Federal Reserve dini hari nanti dan setelah bank sentral tersebut menyelesaikan program pembelian aset pada akhir tahun lalu, kenaikan suku bunga telah dipahami sebagai masalah waktu.

Kutipan penting

“Harapan untuk kenaikan suku bunga Juni pupus oleh aktivitas ekonomi yang mengecewakan pada awal tahun ini.

Namun, yang jauh kurang diapresiasi daripada kebijakan moneter adalah perkembangan kebijakan fiskal. Pada akhir pekan lalu, kesepakatan tak terduga untuk memperpanjang otorisasi pengeluaran sampai tengah malam besok dengan harapan mencapai kesepakatan yang lebih luas pada pengeluaran dan pajak.

Ketua baru DPR Ryan tampaknya telah membantu memfasilitasi negosiasi meminimalkan pertentangan di antara partai dengan tidak memasukkan ketentuan seperti pembongkaran Undang-Undang Perawatan Terjangkau (alias Perawatan Obama) atau mencabut pendanaan Planned Parenthood.

Tentu saja, Kongres hanya dapat memperpanjang tenggat waktu beberapa hari, tetapi tujuannya adalah untuk mencapai kesepakatan minggu ini.

Sulit untuk mengetahui apa yang akan ada di rancangan akhir undang-undang, tetapi bentuk yang luas terjadi, dan itu bisa termasuk mengangkat larangan 30-tahun ekspor minyak.

Ada masalah kontroversial lainnya yang sedang dinegosiasikan, dan tidak jelas apa yang dinegosiasikan dan apa yang benar-benar diinginkan. Ada beberapa yang ingin mengekang para pengungsi dari Suriah, melonggarkan pembatasan pada industri keuangan, dan menolak hubungan lebih hangat dengan Kuba.

Di sisi lain, tampaknya ada pertemuan pikiran lebih menunda pengenaan pajak atas rencana asuransi kesehatan bernilai tinggi dari 2018 hingga 2020.

Secara tradisional, bauran kebijakan terbaik untuk mata uang adalah kebijakan fiskal longgar dan kebijakan moneter ketat. Ini adalah bauran kebijakan pada awal tahun 1980, di mana Volcker menaikkan suku bunga dan Reagan memotong pajak dan meningkatkan pengeluaran. Ini adalah sumber dari reli Dolar Reagan.

Jika kompromi sketsa di atas terwujud, bauran kebijakan AS akan mendukung Dolar. Kebijakan fiskal, tampaknya, akan sedikit lebih mudah karena Fed mulai menormalkan kebijakan moneter. Ingat bahwa dengan 2% IHK inti, dan 5% pengangguran, tingkat dana Fed 50-75 bp tidak dapat dianggap sebagai ketat oleh metrik. Dari sudut pandang Fed, kebijakan moneter bergerak dari super akomodatif menjadi sangat, sangat mudah.”

Previous post:

Next post: