JustForex Indonesia : Home /Berita Forex /Dolar AS Dalam Mode Konsolidasi, Awasi Pidato Yellen

Dolar AS Dalam Mode Konsolidasi, Awasi Pidato Yellen

Dolar AS berada dalam mode konsolidasi terhadap mata uang-mata uang mayor di hari Jumat (27/05) pagi ini setelah kehabisan pemicu untuk melanjutkan relinya ke level tinggi dua bulan. Bull Dolar diperkirakan menunggui petunjuk yang lebih baru tentang kenaikan tingkat suku bunga AS dari pidato Ketua Federal Reserve AS, Janet Yellen.

Indeks Dolar terakhir menduduki posisi 95.158, setelah menempati level rendah 94.938 malam tadi, mundur dari level puncak 95.661 yang tercapai di hari Rabu.

Dolar AS masih dalam proses kenaikan 2.2 persen dalam bulan ini, menjadi mata uang yang paling berjaya di antara mata uang-mata mayor lainnya, setelah sejumlah pejabat Federal Reserve mendukung ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga secepat-cepatnya di awal bulan depan.

Awasi Pidato Yellen Di Harvard Malam Nanti

Bull Dolar tengah bersiap menajamkan telinga untuk mendengarkan pernyataan Janet Yellen yang dijadwalkan akan berpidato hari ini dalam event yang digelar oleh the Harvard University Radcliffe Institute for Advanced Study hari ini pada pukul 17.15 GMT atau pada hari Sabtu pukul 00.15 WIB.

Di samping itu, estimasi kedua GDP AS untuk bulan Maret juga akan menjadi rilis data yang akan menjadi perhatian utama pasar pada hari ini. Para analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan akan adanya updgrade GDP AS dari angka sebelumnya, meski masih menunjukkan bahwa perekonomian AS melaju dalam mode terlamban di dua tahun terakhir.

Para trader mengatakan, adanya sikap waspada menjelang pidato Yellen memang wajar dan dapat dipahami. “Pasar sudah bergerak cukup banyak belakangan ini dan sementara aktivitas data meningkat, eskpektasi kenaikan suku bunga pun meningkat. Saat ini dibutuhkan lebih banyak berita untuk membantu membentuk ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed Juni atau Juli,” tutur analis ANZ dalam catatannya pada klien yang dikutip oleh Reuters.

Pagi ini, Euro kembali ke kisaran $1,200 dimana EUR/USD beredar pada level 1.1184. Sedangkan USD/JPY berusaha naik dengan diperdagangkan pada level 109.960. Ancaman terus menerus dari pejabat Jepang untuk melemahkan yen telah menciutkan minta para investor untuk membeli yen.

Mata uang-mata uang komoditas pun menikmati “penangguhan hukuman mati” dengan reli dolar yang sedang jeda seperti saat ini. AUD/USD kembali menyembul ke atas level 0.72, lepas dari level rendah tiga bulan di angka 0.7145 yang tercapai di hari Selasa.

Previous post:

Next post: