JustForex Indonesia : Home /Berita Forex /4 Poin Pokok Pidato Janet Yellen Di Harvard University Mei 2016

4 Poin Pokok Pidato Janet Yellen Di Harvard University Mei 2016

Ketua Federal Reserve AS, Janet Yellen, memberikan dukungannya atas konsensus kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat dan bahkan dengan jelas menyebutkan kata beberapa bulan yang akan datang, dalam pidatonya di Radcliffe Medal di Harvard University, Sabtu (28/05) dini hari lalu. Berikut ini beberapa garis besar yang dapat dipetik dari wawancara dengan Ketua The Fed tersebut.

1. The Fed sudah lebih baik dalam identifikasi risiko
Yellen membahas kegagalan The Fed dalam membaca sinyal peringatan dan gagal memahami bahwa housing bubble berkontribusi dalam risiko sistemik (risiko yang berdampak pada keseluruhan sistem finansial). Akibatnya, Federal Reserve pun kecolongan atas datangnya krisis finansial.

Akan tetapi, Yellen mengatakan bahwa dari situlah, kini bank sentral AS tersebut sudah lebih baik dalam mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang kemungkinan merupakan sinyal krisis finansial lainnya. Itulah mengapa notulen rapat FOMC April digunakan sebagai alat bantu untuk menjelaskan kebijakan moneter yang akan digunakan demi menghadapi risiko stabilitas finansial.

2. Pandangan Yellen terhadap Ekonomi AS
Yellen memandang bahwa secara keseluruha, ekonomi AS terus meningkat dan masyarakat akan melihat rebound ekonomi di kuartal kedua di tahun ini setelah cukup lamban di kuartal pertama. Pertumbuhan ketenagakerjaan secara keseluruhan masih positif, sedangkan produktivitas pertumbuhan masih menunjukkan perkembangan yang negatif.

Pada inflasi, Yellen mengakui bahwa angkanya saat ini masih di bahwa target The Fed namun ia percaya diri bahwa tekanan deflasi kali ini bersumber dari rendahnya harga minyak dan penguatan Dolar, sehingga dieskpektasikan akan segera berakhir dan target inflasi persen akan segera tercapai dalam beberapa tahun ke depan.

3. Kenaikan suku bunga adalah kebijakan yang sesuai
Yellen menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga akan sesuai jika petumbuhan ekonomi terus naik dan pasar tenaga kerja terus meningkat, dan dua perkembangan tersebut diekspektasikan akan terjadi dalam perekonomian AS.

“Perekonomian terus meningkat, (meskipun) kami melihat ada kelemahan dalam pertumbuhan di kuartal pertama tahun ini. (Namun) dalam data yang kami awasi, data tersebut akan menunjukkan kenaikan… Akan sesuai bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga secara bertahap dan hati-hati. Beberapa bulan ke depan merupakan waktu yang sesuai …” kata Yellen.

4. Tak Mungkin Lagi Memotong Suku Bunga
Yellen mengakui bahwa pihaknya hanya memiliki lingkup yang terbatas. Fed tidak memiliki ruang untuk kembali memotong suku bunga yang mana sempat disinggung dalam pertemuan FOMC pada bulan Maret lalu. Satu-satunya “senjata” yang tersisa adalah mengekspansi program QE The Fed serta upaya untuk mempertajam eskepktasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat melalui komunikasi.

Previous post:

Next post: