JustForex Indonesia : Home /Berita Forex /

GBP/USD kembali gagal untuk melampaui resisten ketat yang berada tepat di depan level 1,2990 di sesi Asia, karena investor menunggu data penjualan ritel Inggris untuk menyingkirkan level 1,30.

GBP/USD: 1,2900 atau 1,3000 pasca penjualan ritel Inggris

Pasangan ini menghentikan pullback 4 harinya dan kembali ke zona merah, karena bear terus menjaga level 1,30 di tengah ekuitas global yang negatif, yang menakuti sentimen di sekitar mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi seperti GBP.

Selain itu, terhentinya aksi jual USD setelah reli di sesi AS, juga membatasi pasangan ini. Indeks USD mengkonsolidasikan penurunan dekat terendah baru enam bulan yang dicapai sebelumnya hari ini di 97,28.

Namun, penurunan tetap terbatas di tengah berita terbaru soal PM Inggris May, seperti dilansir Telegraph, mengutip bahwa Theresa May kemungkinan akan berjanji bahwa pajak perusahaan akan turun ke 17% pada 2020.

Juga, ekspektasi rebound solid dalam volume penjualan ritel Inggris yang akan dilaporkan hari ini, terus menawarkan beberapa dukungan kepada bulls GBP. Pasar memperkirakan penjualan ritel Inggris berbalik arah dan melompat ke 1,0% di bulan April dari penurunan tajam sebelumnya.

Level-level GBP/USD yang dipertimbangkan

Penembusan di atas 1,2992 (tertinggi 7 bulan) bisa mengangkat pasangan ini di atas 1,3050 (level psikologis), di atasnya bisa uji 1,3400 (angka bulat). Sebaliknya, penembusan di bawah 1,2926/21 (DMA 5 & 20), mengarah ke penembusan berikutnya di bawah 1,2872 (terendah 15 Mei) kemungkinan akan menyeret pasangan ini menuju pengujian support berikutnya dekat 1,2842/29 (terendah 12 & 4 Mei).

Previous post:

Next post: